Thieves Fruit and Veggie Spray

Saya suka makan buah. Dan ketika bepergian dengan anak, makan buah terkadang jadi agak berkurang karena terkadang pilihan buah di restoran ngga menarik atau sudah kurang segar lagi, dan kadang di hotel ngga boleh pinjam pisau untuk potong buah.

Tapi, sejak saya pakai Thieves Fruit and Veggie Spray (dan sejak adanya AirBnB juga😆✌🏻), saya jadi semangat beli buah lagi ketika bepergian.

Thieves Fruit and Veggie Spray ini menjadi salah satu “must-have” item saya ketika bepergian, terutama ketika ke luar kota / negeri.

Continue reading

Advertisements

Faith-Based Leadership

I am SO BLESSED by her story in Game Plan book. And finally she comes to Singapore, Today.

And we’re having an exclusive sharing with her about “Faith-based Leadership”.

I didn’t realise, I even didn’t know that “I joined the session” was part of God’s Plan for my life.

What I knew is “20 hours before the event, I open my Facebook, and the first image I saw is this event’s brochure.”

I asked hubby for permission to join the event.

And TA-DAAAA… i registered. At-Midnite-time.

And today’s sharing was totally amazing.

It was started and ended with WONDERFUL and VERY SPECIFIC PRAYERS.

And the whole session was like a KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani aka Christian Revival) for me.

HE puts the F.I.R.E on me.

I cried.

I cried because i’ve been longing to GOD.

I cried because I feel faraway from HIM.

I cried because I’ve been holding onto my own understanding and my own strength.

I cried because He reminds me to put my burdens, my worry, my fear, and my future at the feet of the CROSS.

I cried because Holy Spirit touched my heart.

“I SURRENDER”.

Thank so much Sarah Harnisch for the wonderful session.

Keep on blessing other people, and see u again! ❤️

ChildCare Life part 3: Preparation

Ayo Sekolah….

👧🏻 Persiapan masuk ChildCare

Persiapan yang saya mau bahas disini sebenernya bukan secara mental.. tapi hmm.. itu juga termasuk persiapan.. saya sambil selipin curcol sedikit deh 🤭#eh

it’s a BIG change eniho..

ngga cuma mental anak nya aja yang diuji karena ngga ada lagi bangun siang, ngga ada lagi mommy / daddy yang bisa telpon setiap saat kalo kangen, dan ngga ada lagi Nay-nay yang bisa diajak maen masak2an pake sayur beneran.. or nyirem taneman di depan rumah tiap sore😅

Tapi mommy & daddy juga musti persiapan secara fisik & mental. Dan aneka drama 7 season dimulai dari sini.. 💆🏻‍♀️

Continue reading

🏫 ChildCare Life part 2: Beberapa Pertimbangan dalam Memilih Child Care

Ini berdasarkan pengalaman saya dan beberapa teman2 yang saya survey mengenai pertimbangan dalam memilih childcare:

1. Lokasi

2. Reputasi

3. Harga

4. Kurikulum

5. Pengajar/Pengasuh/Staff

6. Fasilitas

7. Kebersihan & Kesehatan

8. Makanan

Aku coba jelasin 1-1 yah 😊

📍LOKASI

– Pilihan: dekat dengan Rumah / Kantor / yang sejalan misalnya.

– Mulai cari tau ada berapa banyak DayCare di sepanjang perjalanan dari rumah ke kantor moms/dads.

– Pikirkan siapa yang antar jemput, pastikan bisa jemput tepat waktu.

– Biasanya anak sudah bisa dijemput dari pkl 5 -7 malam. Di Singapore diberlakukan denda jika parents menjemput di atas jam 7 malam.

📍REPUTASI

– Survey reputasi dari setiap List DayCare yang sudah dipilih.

– Bisa googling / cek di forum parenting / tanya ke teman2 lain yang anaknya dititipkan di Day Care tersebut.

– Cek apakah DayCare tersebut pernah punya “Rapot Merah” atau tidak.

📍HARGA

Bagaimana pun juga harga ChildCare juga memegang peran penting dalam pemilihan. Sesuaikan dengan budget, jangan sampai mengganggu finansial keluarga di setiap bulan nya.

📍KURIKULUM

– Metode pengajaran seperti apa yang moms inginkan untuk early-education. Ada metode yang lebih mengejar akademis, ada yang pendekatan montessori, cambridge dsb. Moms bisa pelajari dulu tentang masing2 metode.

– Kalau di Childcare nya Shera, untuk anak usia 2-3 tahun masih lebih banyak dilatih sensory, motorik, physical activities, social awareness. Akademik nya ngga banyak, tapi tetap diajarkan dasar2 yang mengarah untuk mempersiapkan anak masuk K1 nanti.

– Buat yang ada di Singapore, pastikan sudah ChildCare nya sudah ada standard sertifikat SPARK.

📍PENGAJAR / PENGASUH / STAFF

⁃ Gender. Sudah pasti pengajar/staff yang ada di childcare harus wanita semua, sehat jasmani dan rohani, ngga menyimpang ke kanan maupun ke kiri 😉

⁃ Cek standard kesehatan pengajar/pengasuh itu penting. Jangan sampai ada kejadian anak tertular penyakit yang berbahaya dari pengasuh/pengajar/staff childcare nya, misalnya TBC.

⁃ Cara guru menangani anak2, bisa dilihat pada saat survey / open house tentang bagaimana cara guru/staff berinteraksi dengan anak2. Ketika anak menangis, atau ketika ada yang berkelahi (rebutan mainan misalnya), or ketika anak ngga mau ikut instruksi guru.

⁃ Ratio guru & murid.

⁃ Bahasa yang digunakan. Di CC nya Shera, setiap kelas ada 2 guru bahasa, untuk mengajarkan bahasa Inggris & Mandarin.

⁃ Sertifikat & Skill pengajar/pengasuh. Jika memiliki certs dan ketrampilan dalam menangani P3K pada anak akan lebih baik lagi.

📍FASILITAS

⁃ Activity Tools & Arena Bermain (Playground), perhatikan apakah peralatan nya terawat dengan baik, bersih, dan aman untuk anak2.

⁃ Kamar mandi, toilet & wastafel, tempat tidur/kasur

⁃ Peralatan makan (utensils)

⁃ Ruangan (untuk activity/class, nap time, makan, hall). Pastikan anak2 memiliki ruangan kelas terpisah sesuai dengan range usia nya.

📍KEBERSIHAN & KESEHATAN

⁃ Mencakup kebersihan staff/pengajar, kebersihan setiap ruangan, peralatan, mainan, & dapur

⁃ Standard Check-up kesehatan rutin setiap hari (cek temperature tubuh & ada rash tidak di tangan & kaki). Di Childcare nya Shera dilakukan 2x pengecekan, pagi & siang hari.

⁃ Peraturan / prosedur jika anak sakit

⁃ Dan standard pencegahan penularan/penyebaran wabah pentakit (terutama untuk HFMD/Flu Singapore, Chickenpox)

📍MAKANAN

⁃ Minta daftar menu makanan di CC, dan perhatikan variasi & komposisi makanan serta gizi nya.

⁃ Food Tasting

Ketika memilih childcare untuk Shera, saya juga memperhatikan chemistry childcare & pengajar/staff/principal nya.

Last but not least, bawa dalam doa. Minta Tuhan berikan pertolongan, perlindungan, dan kesehatan buat anak kita.

Bagaimana pun juga, ketika kita memilih childcare kita pasti memilih childcare yang menurut kita yang terbaik untuk anak kita, sesuai dengan kemampuan kita.

Follow IG: @dapoerpatty

🏰 Child Care / Day Care: WHY ?

Hallo teman-teman semua,

Tahun ini babyS resmi masuk ChildCare / DayCare.

Saya dan suami sudah melewati banyak pertimbangan sampai akhirnya kami ambil keputusan ini.

Alasan utama nya ya karena saya dan suami sama-sama kerja, tapi kami juga ngga mau tergantung melulu sama orang tua.

This time is a good time for us to start afresh, manage keluarga sendiri as a teamwork antara saya, suami dan anak.

Dan ada beberapa point yang BabyS juga butuhkan, seperti:

🎀 Sosialisasi dengan teman2 seusia nya, walaupun mungkin kalau main masih sendiri-sendiri, tapi dengan adanya teacher & teman2, babyS ini bisa mulai mengerti tentang konsep self-explore & playtime with friends, dan sharing.

🎀 Proper education: bukan secara akademik nya yang kami tekankan, itu prioritas ke-2. Tapi lebih ke arah motorik & sensorik, physical excercise (karena mertua overprotective banget sampe babyS manjat dikit aja ngga bole–takut babyS jatoh), social awareness, dsb.

🎀 Kemandirian, dimana babyS juga belajar lebih percaya diri (confidence) kalau dia bisa melakukan ini-itu, percaya dengan kemampuan nya.

🎀 Imagination & Creativity, ada activity-corner dimana babyS bisa pilih mau maen apa (and stick to it dalam waktu lama, karena babyS cepet bosenan), dan ada teacher yang ajarin cara main nya, dan babyS juga bebas menuangkan imajinasi nya.

Sedangkan, kalau sama saya / suami kan waktu kita terbatas banget kan untuk ajak babyS beraktivitas setelah pulang kerja maupun weekend.

🎀 Bahasa. “Praktek” ngobrol dengan beberapa bahasa yang lebih proper, tau ngobrol pake bahasa apa dan dengan siapa.

Karena di Singapore ini mostly orang ngomong pake bahasa Mandarin & English, sedangkan di rumah babyS ngobrol nya ya pake bahasa GADO-GADO.

Mertua saya & suami kalau ngobrol sehari-hari pakai bahasa hokkien, tapi kalo ngobrol sama babyS campur bahasa nya Indo & Mandarin.

Saya mostly ngobrol sama babyS pakai bahasa Indo & english (tapi saya berusaha untuk ngga mix ketika ngobrol),

Suami sering kebawa campur antara Indo, English, Mandarin, dan dialek Hokkien (which is menurut saya ngga bagus, karena anak jadi ngga bisa membedakan ini bahasa apa).

🎀 Variasi makanan, ini perlu supaya babyS juga ngga picky dan karena dia lihat teman2nya makan makanan yang sama, babyS juga ikut makan.

So, teman-teman.. bukan saya ngga care sama babyS, tapi justru karena kami sayang dan ingin babyS bisa bertumbuh dengan baik makanya kami sadar kalau kami (saat ini) butuh ChildCare.

Ini keputusan berat, tapi life must go on.

Selalu ada plus dan minus dalam setiap keputusan, tapi semoga ini keputusan yang baik untuk keluarga kami 😃

Selanjutnya, saya akan post mengenai beberapa pertimbangan dalam memilih ChildCare/DayCare, dan progress di bulan pertama 🙂

Follow my Instagram: @dapoerpatty

#dapoerpatty

#childcare #dpchildcare #whychildcare #toddleracivity #ayosekolah #prasekolah #sekolahanak #playgroup

Weaning With Love

Apakah Weaning with Love itu?

Weaning with love adalah sebuah istilah untuk menyapih anak dengan cinta kasih.

Weaning / Menyapih di kalangan mommies ini ada beberapa “aliran”.

Ada yang mengartikan weaning sebagai proses ketika anak mulai makan solid atau yang kita kenal sebagai MPASI (Makanan PENDAMPING Air Susu Ibu), ada juga yang menyebut weaning sebagai proses menyapih anak dari botol susu / dot (ke gelas), ada juga yang mengartikan weaning sebagai proses menyapih anak dari ASI yang direct latch atau menyusu langsung ke susu sapi (maupun stop susu sama sekali).

Continue reading

Weather Oh La La

Udara di SG belakangan ini benar2 lagi baper.. se-baper para fans Raisa yang harus rela melepas Raisa dipinang oleh pangeran tercinta nya. 😆

Dan wiken 2 minggu lalu anak saya, babyS, tiba2 aja “sniffling“-repeatedly (yang menurut KBBI: artinya “sedu” 🤧 ~~ Saya baru ngeh sama arti kata “tersedu-sedu” loh btw 🤦🏻‍♀️🤣)

Lucky I’m a Young Living member! Bulan lalu, saya blanja produk YL dan mendapatkan Free Gift dari pembelanjaan saya berupa KidsCents essential oils, alias essential oils yang diformulasikan oleh YL untuk anak2 👧🏻👦🏼👶🏻

Salah satu nama eo nya adalah “KidScents SniffleEase”.

Continue reading

🌶USB Diffuser, Kecil2 Cabe Rawit

 

Ketika saya mulai kenal dengan essential oil dan diffuser nya, saya langsung browsing sana sini untuk cari portable diffuser yang bisa dipakai di kantor.

Syarat nya harus yang kecil, dan ngga makan tempat dong.

 

Tentu saja berdasarkan beberapa pertimbangan seperti Kualitas produk, warranty, dan harus cocok dengan essential oil nya Young Living yang pure dan therapeutic grade, saya memutuskan untuk membeli Young Living USB Diffuser.

Bonusnya, saya dapet point rewards yang bisa saya gunakan untuk membeli produk lain. Yaayy!! 🙌🏻

 

Nah USB Diffuser ini kecil2 cabe rawit loh, bisa cover ruangan sebesar 14 m2 (kamar anak kost banget yah 😂😂), dan ada pilihan interval untuk diffuse essential oil nya setiap 10detik, 30detik, atau 60detik.

Continue reading

“Thieves Essential Oil Infused Cough Drops”: Si Permen 1 Dollar yang Ampuh 😍👍🏻

Awal bulan Juli lalu, saya hadir di sebuah acara sharing session yang dibawakan oleh leader platinum saya, Deny Sentosa.

Saat itu, saya mendapatkan previllege untuk mencoba Zyto Scan, yaitu suatu alat yang digunakan untuk mengetahui kondisi tubuh kita secara detail di setiap organ, dan essential oil / supplement apa yang sedang dibutuhkan oleh tubuh di saat itu.

Dan pada saat itu tenggorokan saya memang sedang tidak enak, suara saya seksih sekali, seperti penyanyi rock ~serak-serak basah, cuman bedanya saya itu VERSI fals nya. 😂 Jadi saat itu saya batuk cukup parah, dan saya sudah menggunakan beberapa oil yang cukup membantu untuk menunjang imunitas saya demi menenangkan si naga di tenggorokan supaya ngga cranky.

Eeehh ternyata, si Zyto yang keren banget ini menampilkan hasil yang ngga disangka-sangka. Dari semua oil muktahir yang saya pikir bakal nongol dan saya harus siap2 order ER, ternyata yang muncul adalah si Thieves Cough Drops ini.
Dan berhubung saya lihat si permen itu ada di depan mata, saya langsung lirik leader saya dengan tatapan Puss-in-Boots.. #mupeng, dan untung nya leader saya menangkap signal KODE KERAS dari saya dan langsung memberi saya 1 butir (saja) permen thieves itu 😊

Continue reading

(Thieves) Dish Soap Hacks

#YLHacks pertama saya, terinspirasi oleh Ye Ling (salah satu member di group OnedropSg) yang bisa memaksimalkan pemakaian Thieves dish soap & Thieves Household Cleaner supaya lebih irit dipakai nya tapi tetap powerful saat digunakan 😎
Supaya kantong juga ngga jebol yah, apalagi di rumah saya saat ini mertua yang jadi penguasa dapur 😂 setiap hari masak bisa 2-3x. Jadi kebayang cucian piring (dan peralatan masak) nya segunung dan betapa boros nya pemakaian sabun cuci piring sekarang. 1 botol sabun cuci piring berukuran 750ml HABIS dalam 1 minggu ❗️ 😱


⭐️ Bahan yang dibutuhkan :

  • 45ml Castile Soap
  • 45ml Thieves Dish Soap
  • ¾ tutup botol Thieves Household Cleaner (optional)
  • 360ml air hangat

⭐️ Cara membuat:

Campur semua bahan dan tuang ke dalam foaming pump bottle, aduk rata.

❗️Notes:

  1. Saya menggunakan foaming bottle kapasitas 450ml, dan dianjurkan untuk mengisi hanya 1/5 bagian dengan sabun, yaitu 90ml saja.
  2. Disarankan untuk menggunakan “Foaming bottle” karena langsung berbusa dan lebih irit.
  3. Thieves household cleaner ini optional saja,  agar minyak/kotoran yang membandel bisa bersih dan piring/peralatan masak lebih kesat.

Happy washing 😊

~ from me who’s starting to learn about having more healthy lifestyle by reducing the usage of chemical products ~